Kamis, 25 Juni 2009

Ratusan Pria Lamar Perempuan Kaya


Elegan, langsung, feminin, dan memiliki kekayaan senilai US$ 18 juta. Tapi hingga hari ini taipan perempuan Korea Selatan itu tak kunjung memiliki pasangan hidup. Padahal usianya hampir 50 tahun. Apa boleh buat, perempuan kaya raya yang tidak disebutkan namanya ini pun akhirnya menggunakan jasa biro jodoh. Alhasil, lowongan untuk mengisi “posisi” suami dibuka di situs web perjodohan Sunoo. “Perempuan berusia 49 tahun yang elegan, langsing, feminim, dan aktif mencari seorang belahan jiwa,” demikian bunyi iklan jodoh di situs Sunoo. Tak dinyana, hampir 400 pria di Negeri Ginseng tersebut melamar. Dari jumlah itu, delapan orang berhasil lolos seleksi awal.
“Sang calon pengantin lebih senang pada orang yang biasa tapi serius dibandingkan dengan profesional,” kata juru bicara biro jodoh online tersebut. Dia menambahkan, rentang usia yang melamar 37 hingga 49 tahun. “Termasuk karyawan perusahaan, guru, dan karyawan bank.” Kedelapan “finalis” itu sedianya akan diwawancarai langsung oleh si calon pengantin. “Ia berencana mewawancarai dua atau tiga dari finalis yangada setiap bulan sampai ia menemukan jodoh yang tepat,” juru bicara itu melanjutkan. Tertarik, datang aja ke Korea....

Berluconi Gila Bola dan Wanita


Para penggila sepak bola tentu lebih tahu Silvio Berlusconi sebagai pemilik klub papan atas Liga Seri A Italia, AC Milan, ketimbang jabatannya sebagai Perdana Menteri Italia. Padahal ia sudah tiga kali terpilih sebagai pemimpin Negeri Pizza itu setelah terakhir memenangi pemilihan umum tahun lalu.
Namun sekarang popularitas Berlusconi, 72 tahun, makin mencorong sebagai lelaki ganjen yang senang merayu perempuan-perempuan muda yang cantik nan seksi. Istilah, makin tua makin jadi. Hobi sebagai lelaki normalnya itu memang mudah ia wujudkan lantaran harta berlimpah dan kekuasaan yang ia miliki. Selentingan ini mengalahkan bursa transfer pemain yang sedang berlangsung gencar di liga-liga utama Eropa, setelah hubungan asmaranya dengan gadis 18 tahun, Noerni Latizia, yang sebenarnya lebih pantas menjadi cucunya, terungkap. Cinta terlarang ini membuat isterinya, aktris Veronica Lario, ngambek dan minta cerai.
Lario seolah terkena karma lantaran ia juga menerima cinta Berlusconi, padahal ia tahu taipan perumahan dan asuransi itu sudah beristeri Carla Elvira Dall’Oglio. Berlusconi bercerai dari isteri pertamanya itu pada 1985 dan lima tahun kemudian menikahi Lario. Nafsu syahwat Berlusconi terus berlanjut setelah keluar pengakuan dari seorang model busana pengantin berumur 23 tahun. Ia mengaku datang dengan seorang germo perempuan untuk acara makan malam di kediaman pribadi Berlusconi di Ibukota Roma. Sang gadis mengaku dihadiahi beberapa cincin dan kalung oleh Berlusconi. Ia lantas diundang ke pesta yang digelar di villa milik Berlusconi di Kota Sardinia. Sebagai uang panjar model itu menerima 1.000 euro.
Tentu saja, kabar terbaru yang terkuat beberapa hari lalu itu membuat tekanan terhadap Berlusconi makin menguat. Ia berupaya mati-matian membantah kabar tak sedap itu. Namun, salah satu uskup Italia menegaskan,”Berlusconi harus membantah dengan fakta dan bukan dengan kata-kata”. Benar juga, jangan Omdo.....Omong doang.

RUU Pelayanan Publik Akhirnya Disetujui

Setlah pembahasan lebih dari 3 tahun, akhirnya Rancangan Undang-Undang mengenai Pelayanan Publik disetujui menjadi undang-undang dalam rapat Paripurna DPR pada hari Selasa (23 Juni 2009). Rampungnya pembahasan RUU itu diyakini sebagai terobosan besar untuk memperbaiki kualitas pelayanan publik dan menjadi pintu masuk untuk reformasi birokrasi. Sekalipun demikian, UU itu masih memberikan waktu paling lambat 2 tahun untuk penyesuaian semua peraturan atau ketentuan mengenai penyelenggaraan pelayanan publik. Selain itu, meski ada peraturan pelaksanaan, yaitu setidaknya 5 peraturan pemerintah dan 1 peraturan presiden yang mesti ditetapkan paling lambat 6 bulan sejak UU itu diundangkan.
Terkait dengan pelaksanaan Pemilu 2009, masa 6 bulan ini sangat krusial karena berada pada masa transisi pemerintahan. Ketua Panitia Kerja RUU Sayuti Asyathri, dalam Rapat Paripurna DPR tersebut, berharap agar pemerintah konsisten dan serius menyiapkan perangkat yang diperlukan, baik peraturan pelaksanaan, ketersediaan anggaran, maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Username di Facebook

Sejak pertama kali online, pengguna Facebook menggunakan nama asli mereka untuk berbagi dan terhubung dengan orang-orang uang mereka kenal. Otentisitas ini tetap dipertahankan untuk membantu setiap orang membangun lingkungan yang terpercaya karena mereka mengenal identitas orang lain yang ada di Facebook. Satu-satunya tempat yang tidak merefleksikan identitas seseorang adalah URL halaman Profile-nya.
URL tersebut mengandung nomoer acak seperti www.facebook/id=592952074. Tapi itu dulu. Sejak pertengahan bulan ini, Facebook telah memperkenalkan fitur baru, yang melekat pada URL halaman Profile pengguna. Pengguna yang telah mengaktifkan layanan ini dapat memilih username yang akan ditempatkan pada URL halaman Profile-nya menjadi www.facebook.com/username, tanpa embel-embel nomor acak lagi. Fitur ini mengingatkan kita pada Friendster yang telah lama menerapkan username pada URL penggunanya. Namun, aturan pemilihan username pada Facebook cukup ketat. Nama-nama yang dilindungi hak cipta tidak dapat didaftarkan. Sudahkan Anda mengaktifkan username di Facebook? Bila belum, segeralah memilih username yang sesuai dengan keinginan Anda sebelum diambil oleh pengguna lain! (info://www/insidefacebook.com)

Facebook Kill The Blog

Jika Anda rajin ber-blogwalking akhir-akhir ini, bersiap-siaplah untuk kecewa. Pasalnya, banyak blog yang mulai mati suri. Hidup serasa segan, namun mati pun tak sudi. Posting terakhir tercatat beberapa bulan silam, dan komentar pun mulai dijejali spam. Bila beruntung, Anda akan mendapatkan pesan terakhir dari si pemilik blog : “Maaf, tidak ada posting baru di blog ini. Saya telah memindahkan posting lama, dan akan menulis posting baru di Facebook”. Tidak sedikit blogger yang memindahlan buah pikirannya dari blog pribadi ke fitur Notes di Facebook. Facebook sendiri telah menyediakan fasilitas untuk memindahkan semua isi blog ke dalam Notes, sekaligus menyinkronkan posting baru (jika ada) ke dalamnya. “Kita tahu siapa saja yang bisa membaca posting di Faceboook dan identitas pemberi komentar,” demikian alasan yang banyak diungkapkan oleh blogger, eh, mantan blogger, menyikapi kepindahan mereka. Jadi untuk blogger : Waspadalah! Waspadalah!

Rabu, 24 Juni 2009

Siswa Memblokir Akses Komputer Sekolah


Sejak dahulu, ada saja kisah tentang pelajar bandel yang mengganggu guru, mulai dari keisengan tradisional, seperti mengoleskan perekat di kursi guru, hingga keisengan modern yang menggunakan teknologi. Penyebabnya, siswa nakal yang berikut ini, yang sebenarnya jago mengutak-utik komputer, tidak mendapatkan nilai bagus dalam ujian. Dia sangat kecewa dan kekecewaan itu memicu ide isengnya. Dengan menggunakan keahliannya, dia merancang perangkat lunak yang membuat guru tidak dapat mengakses sistem penilian di sekolah. Juru bicara Kepolisian New York mengatakan, murid berusia 16 tahun bernama Matthew Beighey itu menyalahgunakan pengggunaan komputer dan mencuri identitas. Dia diperintahkan untuk menghadiri sidang pengadilan dalam pekan ini. Kepala sekolah mengatakan, remaja itu menutup akses guru untuk memasukkan nilai-nilai ke sistem komputer di SMA yang ada di Clifton Park, New York. Atas keisengannya tersebut, sekolah harus memanggil ahli komputer agar sistem dapat berjalan seperti biasa.

Anjing Tertua di Dunia


Chanel, anjing tertua di dunia saat ini, merayakan ultahnya yang ke-21, pada 6 Mei 2009, dengan sebuah sertifikat dari Guinness Book of Records dan sebuah kunjungan ke hotel anjing serta spa. Anjing jenis dachshund atau teckel dari Port Jefferson, New York, ini gaya sekali. Anjing ini mengenakan sweater oranye dan kacamata antidebu ketika pemiliknya, Denice Shaugnessy, menerima tanda penghargaan atas panjang umurna si Chanel ini. Chanel kini menjadi anjing tertua yang masih hidup, setelah matinya Butch, anjing terdahulu yang mencapai susia 28 tahun pada 2003. Meskipun terlihat agak gugup dan gemetar, Chanel toh bergaya di depan para fotografer. Ia duduk di atas sofa warna merah. Menurut pemiliknya, Chanel sebenarnya bukan bergaya. Ia pakai kacamata lantaran matanya katarak dan pakai sepatu bot lantaran memangia menderita tumor di kakinya. Shaughnessy, si pemilik, mulai memelihara si Chanel ketika masih berusia enam pekan. Meski dulu ketika masih muda Chanel bisa berlari-lari sejauh berkilo-kilometer, kini lantaran dengkulnya sakit, ia hanya menghabiskan waktu di rumah bersama sang majikan.