Jalan Pantura Jawa Tengah dan Jawa Barat relatif lebih rusak dibandingkan di wilayah Banten dan Jawa Timur. Kalau di pantura Banten meruapakan jalan tol yang kualitasnya lebih baik dari jalan biasa. Lalu kalau Jawa Timur kerusakan tidak terlalu parah karena biasanya arus kendaraan berat sudah terurai saat kendaraan dari Jakarta tiba di Semarang. Pertemuan kendaraan berat lebih banyak terjadi di pantura Jabar dan Jatim.
Pertemuan arus kedua kendaraan yang seringkali terjadi tidak di saat weekend tetapi biasanya saat hari Rabu dan Kamis. Mengapa? Karena biasa dari pelabuhan Banten maupun kawasanTanjung Priok mobil kontainer/truk besar baru keluar hari senin atau selasa, begitu pula dari arah Tanjung Perak Surabaya. Pertemuan kedua arus ini bertemu di Pantura tadi paling tidak sehari atau dua hari kemudian. Itu sebabnya, kalau weekend jJaaustru tidak terlalu parah karena kebanyakan yang melintas mobil pribadi dan mobil penumpang.
Kembali ke topik tulisan, mengapa jalan di Pantura Jateng harus di rigid pavement atau populer dengan jalan beton? Selain karena tanah dasar pantura yang sifatnya alluvial, juga karena banyaknya pertemuan arus lalu lintas kendaraan berat. Ditambah dengan curah hujan yang tinggi di kawasan ini membuat jalan aspal cepat rusak. Musuh utama aspal adalah air. Air membuat ikatan aspal dengan agregat menjadi lemah akibatnya agregat atau ikatan aspal dengan material lain mudah terlepas sehingga jalan menjadi retak-retak atau berlubang,
Apesnya lagi, jalan yang sudah tidak prima itu harus dilalui oleh kendaraan tonase besar. Idealnya jalan di Pantura itu tonase yang diijinkan antara 8-10 ton. Kenyataannya banyak yang melebihi tonase itu hingga dua atau tiga kali lipat. Akibatnya jalan semakin cepat rusak. Jembatan timbang di wilayah ini juga tidak berfungsi (ini membuat Gubernur Jawa Tengah uring-uringan. Bahwa jembatan timbang semestinya diatur oleh pemerintah pusat bukan perda sehingga lebih efektif). Kata teman saya : yang ditimbang itu bukan kendaraannya tetapi keneknya, he..he..he... Ada-ada saja.
Jalan beton di Pantura Jateng terbukti lebih awet dibandingkan jalan aspal. Jalan beton memang biaya awalnya lebih tetapi pemeliharaannya lebih mudah. Selain itu lebih tahan terhadap kondisi jalan yang curah hujannya tinggi. Sewaktu bencana alam berupa curah hujan tinggi di Pantura bulan Januari - Februari 2014 kemarin, jalan pantura yang mengalami rusak parah adalah jalan aspal. Jalan rigid pavement kondisinya masih baik dan hanya rusak ringan.
Rigid pavement di Pantura sendiri sebenarnya dirancang untuk tonase 10 ton. Ketebalan rigid pavement biasanya 30 cm dan untuk kenyamanan pengguna jalan bisanya diatas rigid pavement diberi lapisan aspal wearing (AC-WC) setebal 5-6 cm. Nah, sewaktu curah hujan kemarin yang rusak hanya lapisan aspal ini saja.
Ok, segini dulu ya tulisannya. Nanti akan dilanjutkan lagi. Penasaran 'kan apa itu istilah combo pada pekerjaan rigid pavement. Tunggu posting-an selanjutnya ya.....
Jumat, 06 Juni 2014
Sabtu, 31 Mei 2014
45 Alasan Kenapa Saya Harus ke Inggris
Kalau ditanya alasan kenapa saya
harus pergi ke Inggris? Alasan saya bisa
ada ratusan alasan. Tapi paling tidak ada 45 alasan kenapa saya harus ke sana. Ini dia alasannya :
1. Mengunjungi Bandara Heathrow, London. Bandara tersibuk nomor lima di dunia ini
yang pertama kali ingin saya lihat begitu mendarat di Inggris.
2. Menyaksikan langsung Barclay Premier League. Siapa yang tidak kenal klub Manchester
United, Mancheter City, Liverpool, Arsenal, Chelsea dan banyak lagi. Meski sayang tahun ini tidak ada yang lolos
final Liga Champhion. Syukur-syukur
kalau bisa menonton salah satu pertandingan big match dan merasakan aura
persepakbolaan Inggris.
3. Mengunjungi Stadium Old Trafford, Stamford
Bridge, Emirates, Anfield (semua
penggemar bola pasti ngiler terutama adik-adik saya yang MU-mania).
4.
Minta tanda tangan Sir Alex Ferguson untuk buku
otobiografinya yang baru saja terbit di Jakarta.
5. Banyak sekali penyanyi dan group favorit saya
berasal dari Inggris. Sebut saja The
Beatles, Duran Duran, Pet Shop Boys, Queen, Def Leppard, Elton John, Wham, dan
banyak lagi. Inggeris memang rajanya
musik dunia. Kalau Sex Pistols dan The
Smith band favorit adik saya. Kalau
dekat, bolehlah mampir ke tempat mereka
(sorry ya buat para penggemar dua band ini, saya kurang begitu
fanatik. Jadi pikir-pikir kalau mau
dolan ke tempat mereka).
6.
Melihat museum yang berada di Tower of London. Dimana bangunan yang dibangun pada tahun 1078
ini awalnya adalah sebuah istana dan pada tahun 1100 beralih jadi penjara. Dalam film Jack The Giant Slayer diperlihatkan
mahkota yang mampu mengontrol raksasa, dimodifikasi menjadi mahkota raja
Inggeris. Yang artinya mahkota Inggris
selain menandakan sebagai pimpinan rakyat Inggris juga pimpinan para raksasa. Tonton dong filmnya......
7. Kudu mengunjungi British Museum dengan
koleksinya yang luar biasa. Buka setiap
hari dan gratis. Bisa seharian
nongkrong di museum ini.
8. Mengunjungi The London Eye. Acara televisi Eye To Eye produksi Bloomberg mengambil
setting di The London Eye.
9. Lalu berkunjung ke Abbey Road untuk menyeberang
di zebra cross jalanan yang terkenal itu (lihat The Beatles).
10. Melihat museum Madam Tussauds London dan berfoto
dengan tokoh-tokoh James Bond. Mertua saya yang fans berat dengan agen 007
pasti akan terkagum-kagum. Kok
bisa? Rahasia deh Pa....
11. Melihat boks telepon khas Inggeris yang warna
merah itu. Nanti coba ah telpon
internasional dari London ke Tangerang......mahal ngga? Xi..xi...xi...
12.
Bertemu Mr Bean, ha...ha..ha.... Jadi ingat
waktu kuliah dulu nonton dan ketawa bareng dengan teman-teman satu kost di
rumah induk semang. Lagi enak-enaknya
nonton eh channel-nya diganti sama yang punya tivi, hiks.......
13. Ingat Mr Bean jadi ingat episode waktu berfoto
bersama dengan pasukan pengawal Buckingham Palace. Di mana Mr Bean mengerjai sang pengawal
istana (The Queen’s Guard) menjelang pergantian pengawal. Jadi ketawa sendiri.
14. Tidak lupa berkunjung ke Windsor Castle yang
merupakan salah satu benteng terbesar dan tertua di dunia. Kabarnya Ratu Elizabeth II di akhir pekan
sering berada di benteng ini. Siapa tahu
ketemu Sang Ratu, Bro.....
15. Mengunjungi Istana Beckingham dan kalau bisa
bertemu dengan David Beckham dan Victoria Beckham. Ini sebagai kunjungan balasan atas
kedatangan mereka ke Jakarta, he...he...he..
16.
Minta tanda tangan Sir Alex Ferguson untuk
bukunya yang baru terbit di Indonesia.
17.
Jalan-jalan naik bus tingkat warna merah
ngejreng sambil foto-foto suasana kota London.
18. Naik kereta api Inggris dan mempelajari sistem
perkerapiannya (jadi ingat waktu kuliah S2 di ITB membahas Public Private
Partnership (PPP) dengan kasus
privatisasi kereta api Inggeris).
19.
Melihat perusahaan Virgin Air milik Sir Richard
Branson.
20.
Ingin melihat kantor Baring Bank yang bangkrut
akibat ulah Nick Leeson (1995). Kasus
ini sempat popular saat saya kuliah di Depok dulu. Sampai saya kliping berita tentang kasus
Baring Bank. Jadi ada kesempatan melihat
kantor pusat Baring Bank yang popular itu.
21. Melihat pabrik Roll Royce (meski sekarang sudah
diambil alih BMW dan Volkswagen) dan pabrik Jaguar. Lihat-lihat doang, tidak beli kok.
22. Berkunjung pabrik Aston Martin. Buat cerita ke mertua (masih berhubungan
dengan James Bond, ha..ha..ha...)
23.
Mengunjungi Makam Margareth Thathcer dan Lady
Di. Dua wanita Inggeris yang saya
kagumi.
24. Melihat rumah kelahiran salah satu tokoh
terbesar dunia Isaac Newton di Woolsthorpe
Manor dan melihat tempat di mana Isaac Newton mendapat ide di bawah sebuah
pohon apel.
25. Bertamasya ke Royal Botanic Gardens Kew. Saya bertanya-tanya ada tidak ya padma
raksasa (raflesia arnoldii) yang namanya diambil dari tokoh Thomas Stanford
Raffles, mengingat tanaman ini langka dan sulit untuk tumbuh di luar
habitatnya. Siapa tahu tumbuh di tempat
ini.
26. Mengunjungi kampus Oxford dan Cambridge yang
begitu tenar. Syukur-syukur bisa melihat
pertandingan kanu yang melengenda antara dua universitas ini. Jadi
ingat juga dengan film Oxford Blues (1984) yang dibintangi Rob Lowe. Saya sempat berkhayal kukliah di sana meski
tidak kesampean he...he..he...
27.
Kalau bisa melihat danau Loch Ness yang terkenal
itu. Mengapa ya belakangan ini berita
soal Lochness semakin sepi? Kita buat
ramai lagi yuk....
28.
Melihat Stonehenge dan bertanya-tanya untuk apa monumen batu ini
dibangun.
29.
Melihat Downing Street No. 10, siapa tahu
bertemu dengan Perdana Menteri David Cameron.
Selalu di televisi saya melihat bangunan Downing Steet No. 10 sejak
jamannya kupu-kupu besi Margaret Thatcher sampai PM saat ini. Boleh ngga ya foto di depan Downing Street
No. 10?
30. Melihat istana Buckingham dan berjalan-jalan di
sekitarnya untuk mengenang memori pernikahan Lady Di dan Pangeran Charles, juga
Pangeran William dan Kate Middleton.
Saya ingat menonton video pernikahan Lady Di dan Pangerang Charles (1981)
sewaktu masih kanak-kanak di Samarinda.
Sekalian melihat gereja tempat Lady Di menikah di Saint Paul, atau Kate
Middleton yang menikah di Westminster Abbey.
So sweet......
31. Berkunjung ke makan Sir Thomas Stamford Bingley
Raffles. Seoarang warga negara Inggris
yang menjadi Gubernur Jenderal Hndia Belanda yang terbesar dan juga pendiri
negara kota Singapura. Isteri Raffles,
Olivia Mariamne, meninggal di Buitenzorg (Bogor) dan dimakamkan di Batavia
(sekarang Museum Prasasti). Banyak
sumbangan Raffles untuk kemajuan Indonesia. Salah satu Raffles yang terkenal adalah
History of Java. Tidak seperti Sir Alex
Ferguson, untuk yang satu ini saya tidak akan meminta tanda tangannya. Ih, serem.....
32.
Berkunjung ke Imperial War Museum untuk
mempelajari sejarah World War I dan World War II yang melibatkan Inggris. Bagaimana revolusi industri di Inggris di
satu sisi melahirkan kemajuan bagi umat manusia dan di satu sisi dapat menjadi
senjata pembunuh massal.
33. Juga tidak lupa mengunjungi Katedral Santo
Paulus. Meski saya muslim, saya
penasaran dengan bangunan yang dibangun sebagai penghormatan terhadap Rasul
Paulus pada tahun 604 meskipun bangunan yang ada saat ini dibangun pada abad
17.
34.
Roman Baths atau tempat pemandian Romawi. Masih boleh mandi ngga ya di sini?
35. Untuk mengenang sejarah kebesaran kelautan
Inggris,kudu mampir di Portsmouth Historic Dockyard dan melihat kapal HMS
Victory.
36.
Jalan-jalan ke sirkuit Silverstone,
mudah-mudahan ada sponsor yang bayarin nonton F1 atau MotoGP. Saya dan anak-anak sering melihat sirkuit ini
di televisi. Ya, saya cukup puas kok
walau hanya melihat saja.
37. Melihat Leeds Castle yang indah. Sebuah kastil yang berdiri kokoh di sebuah
pulau kecil yang dikelilingi oleh Sungai Len.
38. Berkunjung ke Globe Theater yang berada di South
Park, tepian Sungai Thames. Merupakan
salah satu tempat favorit Shakespeare untuk menulis drama. Coba deh nonton Shakespeare in love. To be or not to be.
39. Sebelum pulang ke Jakarta, mampir dulu Blackpool
Pleasure Beach. Melihat begitu banyak
wahana termasuk Ripley’s Believe it or Not dan Grand National.
40.
Tak lupa berkunjung ke London Zoo sekaligus
berekreasi di Regent’s Park and Primrose Hill.
41.
Mudah-mudahan bisa melihat festival Cheese
Rolling. Itu lho festival dimana para
pesertanya mengejar keju bundar yang menggelinding di lereng dengan kemiringan
45°. Saya memilih melihat saja ah.... Ngeri,
takut jatuh dengan kepala duluan.
42. Mejeng di Trafalgar Square dan berfoto dengan
latar belakang Nelson’s Column.
Nelson’s Column adalah sebuah pilar yang dibangun untuk memperingari
Horatio Nelson, wakil laksamana yang memimpin Inggris pada Perang Trafalgar.
43. Mampir ke museum Fitzwilliam sekaligus
jalan-jalan lihat Universitas Cambridge yang terkenal itu. Museum ini letaknya memang ada dalam kawasan
universitas. Gratis lho dan bisa sambil
cuci mata......
44.
Mengunjungi History Museum London. Saya mau coba bandingkan dengan Museum
Nasional Jakarta dan Museum Fatahilah.
Hayoo.....
45.
Berkunjung ke Rhossili Bay di Swansea yang
katanya pantai terindah di Inggris.
Mari kita buktikan.
Nah itu 45 alasan kenapa saya
harus ke Inggris. Banyak yang ingin
saya ketahui dan kunjungi tentang Inggris.
Kenapa hanya 45 alasan? Alasannya
karena hari ini saya ada UTS di kampus
mata kuliah Perencanaan Struktur Jembatan dan deadline lomba juga hari
ini. Jadi itulah 45 alasan utama kenapa
saya harus ke Inggris. (Psstt.....Bos,
passport sudah ada lho....). So good
luck and wish me luck on my exam today.
Kesimpulannya, banyak tempat yang
harus dikunjungi di Inggris. Tujuh hari
saja sepertinya tidak cukup. Tapi paling
tidak bisa memenuhi rasa penasaran saya
pada beberapa tempat di atas. So, wait
for me England, ha..ha..ha..
Jumat, 09 Mei 2014
Bi-Pro Magazine Menuju Situs Nomor 1 Bipro (Bisnis dan Promosi)
Bi-pro Magazine kini telah hadir dalam
blantika pemberitaan di media internet melalui situs www.bipro-magazine.com. Situs yang launching pada pukul 10.00 WIB
tanggal 11 Desember 2013 di Pekan Baru.
Waktu launching dilambangkan sebagai deretan angka 10 11 12 13 (nomor
cantik) mempunyai makna khusus yakni peningkatan. Terus menanjak dan berkembang tak hanya dari
segi kuantitas tetapi kualitas berita.
Bi-pro sendiri diambil dari penggalan dua
kata yaitu Bisnis dan Promosi. Ini
sebagai pembeda dengan situs lainnya. Bi-pro Magazine memfokuskan pada publikasi dan promosi kegiatan pemerintah, perusahaan
swasta, BUMN, maupun pribadi. Lalu
mengapa Bi-pro Magazine bukan Bi-pro news
atau newspaper? Bukankah magazine sifat pemberitaannya lebih berkala sedangkan
news selalu update setiap saat.
Dari profil situs Bi-pro Magazine sendiri terjawab, bahwa situs ini berbeda dengan news portal lain dengan liputan yang lebih terencana, terarah, dan komunikatif serta selalu update setiap saat. Selain itu adanya AFTA (Asean Free Trade Agreement) pada 2015 membuat persaingan di dunia publikasi dan promosi akan semakin penting bagi perusahaan di Indonesia untuk bersaingan dengan perusahaan ASEAN lainnya. Di sinilah letak peran Bi-pro Magazine untuk membantu mengembangkan iklim investasi di Indonesia.
Dari profil situs Bi-pro Magazine sendiri terjawab, bahwa situs ini berbeda dengan news portal lain dengan liputan yang lebih terencana, terarah, dan komunikatif serta selalu update setiap saat. Selain itu adanya AFTA (Asean Free Trade Agreement) pada 2015 membuat persaingan di dunia publikasi dan promosi akan semakin penting bagi perusahaan di Indonesia untuk bersaingan dengan perusahaan ASEAN lainnya. Di sinilah letak peran Bi-pro Magazine untuk membantu mengembangkan iklim investasi di Indonesia.
Saat ini memang masyarakat membutuhkan data
yang cepat dan akurat serta dimana saja mengenai bisnis dan properti. Era mobile
data menjadi faktor utama pendorong peralihan life style masyarakat dalam mencari berita dan informasi. Sehingga orang sedang di bus, bandara, ruang
tunggu, dan tempat lainnya dapat mengakses infomasi. Sebab itu Bi-Pro Magazine kini hadir di adroid dan dapat didownload di situs mereka. Di sini terlihat bahwa managemen Bi-Pro Magazine jeli melihat pasar. Diperkirakan tahun ini perkembangan pengguna adroid meningkat 189 persen dibanding tahun lalu.
Belakangan semakin banyak perusahaan mengubah bidang usaha media cetak mereka menjadi media digital. Beberapa contoh perusahaan yang menutup usaha koran atau majalah menjadi digital seperti seperti Newsweek, The Miami Herald, The Detroit News, Boston Globe, dan Asian Week. Mereka menyadari potensi besar industri digital hingga hampir semua surat kabar besar mempunyai situs berita. Persaingan di media digital menjadi semakin panas dan ketat. Bi-pro Magazine menyadari akan potensi dari market ini terutama terkait biang bisnis dan promosi. .
Belakangan semakin banyak perusahaan mengubah bidang usaha media cetak mereka menjadi media digital. Beberapa contoh perusahaan yang menutup usaha koran atau majalah menjadi digital seperti seperti Newsweek, The Miami Herald, The Detroit News, Boston Globe, dan Asian Week. Mereka menyadari potensi besar industri digital hingga hampir semua surat kabar besar mempunyai situs berita. Persaingan di media digital menjadi semakin panas dan ketat. Bi-pro Magazine menyadari akan potensi dari market ini terutama terkait biang bisnis dan promosi. .
Bi-pro Magazine menyediakan berbagai informasi yang
dibutuhkan masyarakat. Berbagai
informasi tersedia di website ini. Dari
webite tersedia berbagai ragam berita mengenai bisnis, informasi, dan
pariwisata. Selain itu dalam situs Bi-pro Magazine juga ada beberapa informasi lainnya seperti produk, fashion,
kuliner, budaya, dan hotel.
Dalam situs Bi-pro Magazine juga terdapat
update berita mengenai perbankan, inverstasim, properti, socmed, hiburan. Namun ada satu informasi yang rasanya perlu
ditambahkan yaitu kesehatan. Biasanya otang sering mencari infomasi
perkembangan kesehatan di situs e-magazine.
Jadi bisa dikatakan Bi-pro magazine sebagai
sebuah one stop shopping market di dunia digital. Hanya dengan membuka situs
Bi-pro Magazine kita bisa mendapatan berbagai macam informasi. Bi-pro Magazine membuat pembacanya menjadi
lebih pintar.
Untuk menjadi nomor 1 memang masih banyak
yang harus dibenahi dan dihadapi Bi-pro Magazine mengingat umur situs ini belum
genap satu tahun. Persaingan akan
semakin ketat dimana ada e-magazine lain yang siap untuk bersaing seperti
kompas.com, detik.com, republika.co.id, dan masih banyak lagi.
Hal
ini jelas dalam visinya menjadikan Bi-pro Magazine sebagai situs
informasi bisnis dan promosi (bi-pro) nomor 1.
Ada satu yang rasanya perlu ditambah dalam Bi-pro Magazine situs. Adanya tagline yang mendekatkan diri di hati
pembacanya. Orang akan langsung teringat
Nokia ketika membaca Connecting People,
Just Do It terbanyak produk Nike atau
Yamaha ketika teringat kata Semakin di Depan.
Seperti kata para ahli branding, tagline erat kaitannya dengan positioning seluruh produk atau jasa. Nah, untuk Bi-pro Magazine perlu dipikirkan kata apa yang pantas untuk menggambarkan situsnya tersebut. Bila perlu adakan pula lomba tagline Bi-ProMagazine sebagai langkah mendekatkan diri kepada pembaca sekaligus media promosi. Seperti yang dilakukan Bi-ProMagazine saat ini dengan menggelar lomba karya tulis bloger dengan hadiahtotal puluhan juta rupiah.
Seperti kata para ahli branding, tagline erat kaitannya dengan positioning seluruh produk atau jasa. Nah, untuk Bi-pro Magazine perlu dipikirkan kata apa yang pantas untuk menggambarkan situsnya tersebut. Bila perlu adakan pula lomba tagline Bi-ProMagazine sebagai langkah mendekatkan diri kepada pembaca sekaligus media promosi. Seperti yang dilakukan Bi-ProMagazine saat ini dengan menggelar lomba karya tulis bloger dengan hadiahtotal puluhan juta rupiah.
Ini menjadi tantangan bagi Bi-pro Magazine. Bi-Pro Magazine harus lebih sering mempromosikan diri. Untuk itu Bi-pro Magazine menjalin kerjasama dengan
berbagai media baik online maupun media cetak.
Ini sebuah langkah baik untuk memperluas jangkauan pembaca. Terus terang, sebagai sebuah media online
baru masyarakat masih belum banyak yang mengetahui sepak terjang Bi-pro Magazine.
Seperti pepatah tua, tak kenal maka tak sayang.
Dengan usia Bi-pro Magazine yang masih
sangat muda semua ini akan menjadi tantangan untuk menjadi nomor satu mengingat
telah ada situs-situs lain yang ada lebih dulu dan mapan. Seperti salah bait dalam puisi Wiji Thukul, Maka hanya ada satu kata : lawan! Pembaca tahu mana yang terbaik buat mereka dan Bi-pro Magazine hadir untuk itu.
Maju terus, Bi-pro Magazine.
Label:
Bi-pro Magazine,
Bisnis,
Promosi,
Teknologi dan Masyarakat
Senin, 07 Januari 2013
Pekan Kondom Nasional 2012 : Pengunaan Kondom pada Kelompok Beresiko Mencegah Penularan HIV/AIDS
Slogan Hari AIDS Sedunia (Gambar : poz.com)
Memperingati hari AIDS Sedunia yang jatuh pada tanggal 1 Desember 2012 lalu, DKT Indonesia bersama dengan Komisi Penanggulangan AIDS Nasional (KPAN) kembali mencanangkan Pekan Kondom Nasional untuk ke-enam kalinya. Acara yang berlangsung selama 1 minggu sejak tanggal 1 Desember ini diwarnai dengan Konser Goyang Sutra di Lapangan Kopasus, Cijantung, edukasi tentang HIV/AIDS di 12 kota besar seluruh Indonesia.Dalam rangka memperingati Pekan Kondom Nasional pula, dalam blog ini akan diuraikan secara singkat mengnai apa itu HIV/AIDS, cara penularannya, serta peran kondom dalam mengurangi dan mencegah penularan HIV/AIDS terutama mereka yang masuk dalam kategori kunci atau mereka yang beriko tinggi.
Apa sih HIV/AIDS itu?
Dibawah ini adalah virus HIV yang begitu terkenal dan menghebohkan
masyarakat dunia dalam beberapa dekade belakangan ini. Ukuran virus HIV pertama
adalah bentuk molekulnya yang berukuran 1/20 kali dari ukuran bakteri E.Coli,
dan jika dibandingkan dengan sel darah putih yang ada pada manusia ukuran virus
HIV 1/70 kali dari ukuran sel darah putih. Virus ini dikelilingi oleh membran
yang terbuat dari bahan lemak dan ditumbuhi paku-paku kecil di sekelilingnya
yang terbuat dari protein. Materi genetik yang di bawa oleh virus HIV ini ada
di dalam membran sel . Di samping itu virus HIV ini juga memiliki beberapa
macam protein yang di butuhkan untuk mereplika atau membelah dirinya sendiri.
Peta Penyembaran HIV/AIDS (sumber : wikpmedia.org)
Persepsi tentang HIV/AIDS
Selama ini persepesi sebagian masyarakat tentang pengertian HIV dan AIDS itu adalah sama, padahal memiliki arti yang berbeda. HIV adalah singkatan dari Human Immunodefiency Virus, bila seseorang terinfeksi HIVmaka disebut HIV positif artinya virus HIV sudahmasuk ke aliran darah dan akan tetap berada di aliran darah seseorang. Virus HIV ini akan merusak system kekebalan tubuh secara perlahan samapi bertahun-tahun.
Selama ini persepesi sebagian masyarakat tentang pengertian HIV dan AIDS itu adalah sama, padahal memiliki arti yang berbeda. HIV adalah singkatan dari Human Immunodefiency Virus, bila seseorang terinfeksi HIVmaka disebut HIV positif artinya virus HIV sudahmasuk ke aliran darah dan akan tetap berada di aliran darah seseorang. Virus HIV ini akan merusak system kekebalan tubuh secara perlahan samapi bertahun-tahun.
Sedangkan AIDS adalah
singkatan dari Acquired Immune Defiency Syndrome akibat adanya virus HIV
tadi. Jadi HIV merujuk kepada virus penyebab AIDS sedangkan
AIDS merujuk pada penyakit yang timbul akibat terinfeksi virus HIV. Masa inkubasi antara masuknya HIV sampai
dengan timbulnya AIDS terinfeksi virus HIV.
Masa inkubasi antara masuknya HIV dengan timbulnya AIDS adalah antara 10
sampai 15 tahun tergantung dari kekebalan tubuh masing-masing penderita.
Fakta :
-
Transfusi darah yang mengandung HIV
-
Menggunakan jarum suntik secara bergantian,
tidak steril, misalnya narkoba suntik.
-
Hubungan seks bebas, berganti pasangan tanpa
menggunakan kondom.
-
Dari Ibu HIV positif ke bayi melalui
kehamilan dan menyusui.
Fakta :
Bahwa virus penyakit HIV/AIDS dengan gejala yang baru
muncul bertahun-tahun atau bahkan 20 tahun itu tidak tertular melalui beberapa
kegiatan di antaranya berbagi makan dan minum, berciuman, berdekatan, berjabat
tangan, bersentuhan, digigit nyamuk, kamar mandi, keringat, hingga penggunaan
kolam renang bersama.
Bagaimana penyebaran
HIV/AIDS di Indonesia?
Untuk pertama kalinya
kasus HIV/AIDS di Indonesia ditemukan di Pulau Bali pada tahun 1987 tetapi
pada tahun 2012 ini kasus HIV/AIDS sudah menyebar di 34 provinsi dan 341 kabupaten/kota di
Indonesia.
Jumlah penderita
HIV/AIDS di Indonesia masih tinggi.
Diperkirakan terdapat 500.000 lebih penderita di seluruh wilayah
Indonesia. Dari jumlah tersebut, 71
persen disebabkan periaku heteroseksual beresiko. Kasus HIV/AIDS berdasarkan faktor risiko penularan
tertinggi adalah melalui heteroseksual, kemudian diikuti dengan napza sungik
sebesar 18,7 persen, dan perilaku seks lelaki sema jenis (homoseksual) sebesar
3,9 persen.
Berdasarkan data
Kementerian Kesehatan, jumlah penderita AIDS di Indonesia pada tahun 2012 hingga bulan September mencapai 3.541
orang. Jumlah itu turun dibandingkan tahun
2011 yang mencapai 6.187 orang. Jumlah
pengindap HIV turun dari 21.031 orang menjadi 9.883 orang. Lebih
irosnisnya lagi sebanyak 37,1 persen adalah mereka yang berusia produktif
antara 30-39 tahun. Meskipun jumlah penderita menurun namun cakupan luas
penularan menjadi lebih luas. Saat ini saja untuk membiayai pengobatan
HIV/AIDS diperlukan dana sebesar 65 juta dollar AS. Jika tidak ada upaya pencagahan, biaya
pengobatan akan meningkat lebih dari tiga kali limpat menjadi 202 juta dollar
AS pada tahun 2020.
Berdasarkan jenis
kelamin, kasus penderita AIDS adalah 61,8 persen laki-laki, dan 38,2 persen
perempuan dan terjadi peningkatan jumlah kasus HIV dan AIDS pada perempuan yang
tidak berperilaku seksual berisiko tinggi namun tertular dari pasangan tetapnya
(suami) yang berperilaku seksual berisiko tinggi. Kaum Lelaki berpotensi menjadi “jembatan
penularan”HIV ke isteri dan anak-anak mereka.
Sebab itu pada peringatan Hari AIDS Sedunia pada Desember 2012,
Kementerian Kesehatan mengangkat tema “Lindungi Perempuan dan Anak dari HIV dan
AIDS”. Bila penanganan
terbatas, tahun 2020 jumlah mencapai 1,6 juta.
Saat ini Indonesia adalah salah satu dari lima besar jumlah infeksi HIV
di Asia, bersama India, Thailand, Myanmar, dan Nepal.
Logo Hari Aids Sedunia versi Indonesia (gambar : aidsindonesia.org.id)
Komisi Penanggulangan
AIDS Nasional (KPAN) juga mencatat kasus kumulatif AIDS di kalangan perempuan
di Indonesia hingga tahun 2010 menunjukkan rekor tertinggi dipegang Ibu rumah
tangga yakni 1.970 kasus, lebih tinggi dibandingkan kasus pada pekerja seks. Akibatnya epedemi
HIV/AIDS ganda terjadi, selain mengenai ibu rumah tangga juga menulari kepada
bayi atau anak mereka. Banyak kasus
ditemukan suami mengindap HIV/AIDS, ternyata setelah isteri dan anaknya
diperiksa juga positif mengindap HIV/AIDS.
Ini yang kemudian mengundang
keprihatinan. Selama ini selalu
dipersalahkan dalam penularan HIV/AIDS ini adalah para wanita penjaja seks
namun para lelaki langganan mereka luput dari perhatian. Padahal para lelaki yang telah menikah punya
potensi besar menulari kepada isteri dan anak-anak mereka. Ini yang perlu menjadi perhatian semua
pihak.
Kaum lelaki diminta
untuk lebih bertanggung jawab dalam perilaku seksual mereka. Sebanyak 1,6 juta perempuan beresiko tinggi
tertular HIV karena menikah dengan laki-laki beresiko tinggi,yaitu membeli jasa
pelayanan seksatau memakai narkoba jarum suntik secara bergantian.
Data dari
KPA Provinsi Bali dari tahun 1987 hingga Juni 2012, tercatat 6.292 temuan kasus
HIV/AIDS berdasarkan kelompok beresiko dengan jumlah yang paling banyak terjadi
pada kelompok heteroseksual 73,4 persen, pengguna narkoba melaui jarum suntik
bergantian (12,7), dan homoseksual (3,9 persen).
Kasus HIV/AIDS di
Indonesia secara kumulatif mencapai 120.000 orang sejak 1997 sampai September
2012. Namun diperkirakan jumlah
penderita HIV/AIDS lebih dari itu karena banyak kasus penderita HIV/AIDS yang
tidak dilaporkan . Padahal dalam SK
Menko Kesra Nomor 9 Tahun 1994 disebutkan bahwa para pengindap HIV dan
penderita AIDS penting untuk memberitahukan tentang hidup dan penyakitnya dan
cara-cara untuk mencegah penularan kepada orang lain.
Tidak. Tidak ada obat
yang dapat sepenuhnya menyembuhkan HIV/AIDS. Perkembangan penyakit dapat
diperlambat namun tidak dapat dihentikan sepenuhnya. Kombinasi yang tepat
antara berbagai obat-obatan antiretroviral dapat memperlambat kerusakan yang
diakibatkan oleh HIV pada sistem kekebalan tubuh dan menunda awal terjadinya
AIDS. (lengkapnya bisa diakses di sini)
.
Fakta :
Berdasarkan
megapolitan.kompas.com, Penelitian
terbaru menunjukkan, pengidap HIV/AIDS bisa disembuhkan. Kuncinya terletak pada deteksi dini HIV dan pengobatan
segera setelah didiagnosis dengan terapi antiretroviral (ARV).
Ketua Unit Pelayanan Terpadu HIV Rumah Sakit Cipto
Mangunkusumo, Zubairi Djoerban, saat menyampaikan hasil Konferensi
Internasional AIDS ke-19 Tahun 2012 di Washington DC, Amerika Serikat, akhir
Juli lalu, di Jakarta, Jumat (3 Agustus 2012), mengatakan, tiga orang pengidap
HIV, masing-masing disertai leukimia akut, limfoma Hodgkin, dan limfoma
non-Hodgkin, bisa sembuh total. Kita
tunggu saja perkembangannya lebih lanjut di Indonesia.
Upaya apa saja yang
perlu dilakukan untuk mencegah penularan HIV/AIDS melalui hubungan seksual ?
Benar kata pepatah,
lebih baik mencegah daripada mengobati.
Pencegahan terhadap penularan HIV/AIDS ini ada pada mereka yang
berperilaku berisiko, seksual atau narkoba, dan bagi yang terinfeksi harus
terbuka. Pada 2012, pola
penularan tertinggi yaitu melalui transmisi seksual sebesar 81,8 persen diikuti
oleh penularan akibat penggunaan alat suntik tidak steril sebesar 12,4 persen. Seperti disebutkan sebelumnya bahwa penderita kasus AIDS adalah 61,8 dan terjadi peningkatan jumlah kasus HIV dan AIDS pada
perempuan yang tidak berperilaku seksual beresiko tinggi namun tertular dari
pasangan tetapnya (suami) yang berperilaku seksual beresiko tinggi amat
memprihatinkan. Upaya pencegahan penularan positif HIV kepada isterinya dapat dicegah dengan kondom.
Mengapa perlu
memakai kondom?
Kondom terbukti
mengurangi kemungkinan penularan HIV/AIDS hampir 100 persen, tergantung dari kondisi kondom itu sendiri dan cara penggunaannya. DKT sekaligus merayakan keberhasilannya dalam pencapaian angka pemasaran sosial sebanyak 1 milyar kondom di Indonesia sejak tahun 1996. Data BKKBN memang mencatat peserta KB pria terus meningkat dari tahun ke tahun. Dari 27,5-28 juta peserta KB di Indonesia, 1,3% di antaranya adalah pria. Di antara jumlah tersebut, 0,9% menggunakan kondom dan 0,4% yang memakai metode vasektomi.
Jadi selain perlu promosi penggunaan kondom lelaki untuk mencegah penularan HIV/AIDS ini. Sayangnya promosi penggunaan kondom sering diasosiasikan dengan pelegalan atau promosi seks bebas. Selain itu ada anggapan bahwa kondom akan mengurangi kualitas kenikmatan dari hubungan seks itu sendiri.
Jadi selain perlu promosi penggunaan kondom lelaki untuk mencegah penularan HIV/AIDS ini. Sayangnya promosi penggunaan kondom sering diasosiasikan dengan pelegalan atau promosi seks bebas. Selain itu ada anggapan bahwa kondom akan mengurangi kualitas kenikmatan dari hubungan seks itu sendiri.
Seperti penuturan
Cece yang sebagaimana dikutip dari health.kompas.com, sebagai pekerja seks di sekitar Stasiun Besar Bandung, ia mengungkapkan sebagian besar pelanggannya
menolak memakai kondom dengan alasan kurang nikmat. Cece sendiri tidak berani memaksakan tamunya
menggunakan kondom karena takut pelanggannya lari ke wanita penghibur yang
lain.
Tidak seperti di
Thailand no kondom no sex, di Indonesia belum bisa memaksakan penggunaan
kondom. Pajabat terkait baru bicara
tentang kampaye kondom saja sudah di demo padahal hal itu bukan untuk
mengkampayekan sex bebas tetapi untuk melindungi kaum perempuan.
Kemitraan Pemerintah
dengan Lembaga Swadaya Masyarakat serta dunia usaha memainkan peran penting dan
diakui sebagai mitra setara dalam usaha nasional untuk penanggulan HIV/AIDS di
Indonesia. Untuk menjangkau orang-orang
dan kelompoknya, dengan kebutuhan khusus antara lain kelompok remaja, agama,
wanita, profesi yang biasanya tidak atau sulit terjangkau oleh petugas
pemerintah.
Fakta :
Ketua Majelis Ulama
Indonesia (MUI) Amidhan mengatakan kampanye kondom dikhawatirkan akan
disalahgunakan untuk penzinahan.
“Dikahawatirkan digunakan tidak sebagaimana mestinya kan untuk kontrasepsi dan jika ada kampanye seperti ini nanti akan digunakan untuk suami isteri dan menyuburkan pelacuran,” kata Amidhan kepada BBC Indonesia pada 1 Desember 2012.
Menteri Kesehatan
menyatakan kampanye pengguna kondom hanya dilakukan kepada kelompok yang
berisiko (kelompok kunci) dan tidak untuk seluruh kalangan masyarakat. Selain masalah
kampanye penggunaan kondom, upaya pemberian pendidikan seks dan reproduksi
kepada remaja juga masih mendapatkan penolakan karena dianggap akan
meningkatkan seks bebas.
Lain di Indonesia,
lain pula di Filipina yang mayoritas penduduknya penganut Katolik. Penyataan Paus Benedict XVI tentang
penggunaan kondom memakai alasan moral untuk mencegah penyebaran HIV, khususnya
melindungi pasangan dari HIV, alasan
moral juga bisa digunakan bagi penggunaan kondom untuk kesejahteraan keluarga.
Pernyataan Paus Benedict
XVI tentang penggunaan kondom untuk ”kasus-kasus khusus”, meski tetap
menggunakan alasan moral, memberi dukungan berarti bagi upaya meloloskan
Rancangan Undang-Undang Kesehatan Reproduksi (Reproductive Health Bills, RH
Bills ) di Filipina. Sebelumnya Ringkasan buku
Light of the World: The Pope, the Church and the Signs of the Times itu
diterbitkan pada 20 November 2010 oleh L’Osservatore Romano, koran resmi
Vatikan. Pernyataan itu mengejutkan karena pada tahun 2009 ia menyatakan,
infeksi HIV di Afrika semakin memburuk dengan distribusi kondom. Pernyataan itu
menuai reaksi keras dari banyak pihak.
Apakah kondom hanya diperuntukkan lelaki saja?
Kondom selama ini indentik digunakan oleh lelaki padahal selama ini sebenarnya ada juga kondom yang dikhususkan untuk wanita. Kondom wanita dirancang khusus untuk digunakan oleh perempuan, berbentuk silinder yang dimasukkan ke dalam alat kelamin atau kemaluan wanita.Kondom wanita berfungsi untuk mencegah kehamilan dan mengurangi resiko penyakit menular seksual. Kondom wanita memiliki dua ujung di mana ujung yang satu yang dimasukkan ke arah rahim tertutup dengan busa untuk menyerap spermadan ujung yang lain ke arah luar terbuka. Cara kerja kondom wanita sama dengan cara kondom lelaki, yaitu mencegah sperma masuk ke dalam alat reproduksi wanita. Manfaat, keterbatasan maupun efek samping yang ditimbulkan kondom wanita, hampir sama dengan kondom lelaki.
sumber : catatabliza.blogspot.com
Fakta :Situasi itu tampaknya akan segera berubah, menyusul disetujuinya kondom perempuan versi baru produksi Female Health Co, bulan lalu oleh FDA. Kondom perempuan versi baru itu menggunakan bahan yang disebut FC2
1. Bahwa
kondom mengurangi kenikmatan.
2. Bahwa
kondom berpori. Padahal anggapan ini
sudah tidak relevan lagi karena kondom yang ada saat ini adalah kondom lateks
yang cukup kuat dan sudah diuji untuk menahan sperma dan HIV. Kondom berperan sebagai dinding penghambat
agar tidak terjadi pertukaran cairan, seperti darah, air mani, atau cairan
vagina antar pasangan yang melakukan hubungan seks.
sumber : buzzfeed.com
Fakta tentang Kondom
Berikut fakta-fakta yang perlu diketahui mengenai kondom sebagaimana dilansir dari timesofindia,
Senin (21 Mei 2012):
1. Pada
kenyataannya, peluang kondom untuk gagal mencegah kehamilan tidak lebih dari
dua persen.
Sebagian besar kasus itu terjadi karena kondom tersebut tidak dipergunakan dengan benar. Kondom harus digunakan pada penis yang sedang ereksi agar spermanya tak memasuki vagina. Pilih kondom yang terbuat dari lateks, polyurethane dan polyisoprene karena bahan-bahan tersebut membantu melindungi terjadinya kehamilan dan infeksi menular seksual.
Sebagian besar kasus itu terjadi karena kondom tersebut tidak dipergunakan dengan benar. Kondom harus digunakan pada penis yang sedang ereksi agar spermanya tak memasuki vagina. Pilih kondom yang terbuat dari lateks, polyurethane dan polyisoprene karena bahan-bahan tersebut membantu melindungi terjadinya kehamilan dan infeksi menular seksual.
2. Seseorang
tidak boleh menggunakan kondom jika menderita alergi terhadap lateks.
3. Beberapa
orang cenderung percaya bahwa dua kondom lebih baik dari satu kondom.
Padahal hal ini tidak benar. Faktanya, Anda sendiri yang cenderung meningkatkan risiko robeknya kondom karena tingginya tingkat gesekan.
Padahal hal ini tidak benar. Faktanya, Anda sendiri yang cenderung meningkatkan risiko robeknya kondom karena tingginya tingkat gesekan.
4. Penyebab
utama robeknya kondom antara lain seks yang durasinya lama atau kasar, seks
menggunakan pelumas berbahan dasar minyak, vagina mengering dan kondom yang
kemasannya dibuka dengan benda tajam.
5. Penting
bagi Anda untuk menyimpan kondom di tempat yang sejuk dan kering. Hal ini
karena panas yang ekstrem dan kelembaban dapat menyebabkan kondom menjadi
cenderung rapuh dan bisa rusak selama berhubungan seksual.
Siapa yang perlu
menggunakan kondom?
Dari tulisan di atas
kondom digunakan oleh mereka yang memiliki risiko menularkan atau tertular
HIV/AIDS. Atau biasa disebut sebagai kelompok kunci. Kelompok kunci adalah para pria pembeli seks,
pengguna alat suntik, pekerja seks, gay, dan waria. Sayangnya pemakaian kondom untuk kelompok
kunci ini masih kurang dari 80 persen. Bahkan berdasarkan survey terpadu dan
perilaku biologis perilaku 2011, persentase kelompok kunci yang selalu memakai
kondom lebih rendah lagi yaitu hanya 30-40 persen. Pada pria bersiko tinggi bahkan sangat
rendah, hanya 3 persen. Itu sebabnya sosialisasi perlu lebih intensif
lagi untuk kelompok kunci ini.
Fakta :
Penyebab utama
penyebaran AIDS di Indonesia diduga karena minimnya kesadaran pria dewasa di
negeri ini memakai kondom saat berhubungan badan. Jumlah pria pengguna kondom di Indonesia
sepanjang lima tahun terakhir selalu tidak lebih dari 20 persen dari keseluruhan
populasi pria dewasa. Demikian
diungkapkan oleh Yanri Wijayanti
Subronto, Anggota Komisi Penanggulan AIDS (KPA) DIY, pada konferensi pers
Pertemuan Nasional AIDS IV pada September 2011.
Menteri Kesehatan
Republik Indonesia Nafsiah Mboi menekankan pentingnya penggunaan kondom untuk
perilaku seks berisiko. Upaya tersebut
juga dinilai ampuh untuk mencegah penyebaran HIV/AIDS. Apalagi sat ini ada 6 sampai 7 juta penduduk
Indonesa yang melakukan seks berisiko.
Informasi bagi
penderita HIV/AIDS :
Bahwa saat ini
pemerintah menyediakan antiretroviral gratis.
Rumah sakit mempunyai persediaan hingga tiga bulan ke depan untuk obat
ini. Untuk pencegahan
penularan kepada pasangan, para ODHA juga dapat memperoleh kondom secara gratis
di Puskemas. Penyediaan layanan untuk
pencegahan penularan HIV di Puskemas diharapkan dapat menurunkan tingkat
penyebaran HIV. Sampai tahun 2012, baru
sekitar 30 persen Puskemas yang memiliki layanan pencegahan penularan HIV. Ditargetkan pada tahun 2014, seluruh Puskemas
yang ada di Indonesia memiliki layanan pencegahan dan penyediaan obat untuk
ODHA.
Lalu kalau ingin
informasi lebih lengkap tentang HIV/AIDS dimana ya?
Ada beberapa situs yang bisa dikunjungi (juga penulis jadikan referensi penulisan) seperti di bawah ini :
- www.aids.org
- ww.aidsindonesia.or.id
- www.aids-ina.org
- www.iac.or.id
- www.unaids.org
Nah kalau informasi
tentang kondom?
Jangan khawatir. Banyak perusahaan kondom, lembaga kesehatan, atau lembaga non profit, yang saat ini
memberi informasi mengenai penggunaan kondom dan hal-hal yang berhubungan
dengannya. Beberapa website yang bisa
dikunjungi :
- www.durex.com
- www.dechacare.com
- kondom-fiesta.com
- health.detik.com
Referensi :
http://health.kompas.com/read/2010/12/04/14015566/Kondom.Penjinak.Bom.Waktu.HIVAIDS?utm_source=WP&utm_medium=Ktpidx&utm_campaign=AIDS
http://health.kompas.com/read/2012/12/01/08090382/Tingkatkan.Perilaku.Seks.Aman
http://indonesia.usaid.gov/en/USAID/Partner/91
http://www.oocities.org/guntoroutamadi/artikel-AIDS.htmlhttps://www.popular-world.com/control/Article?articleId=1163
Langganan:
Postingan (Atom)






